6 Hal Suka Duka Memasuki Dunia Kerja

Kamu yang telah menjadi seorang profesional kerja pasti sudah tahu suka duka memasuki dunia kerja, dari mulai perubahan rutinitas sampai pada perubahan psikologis kamu. Bagi kamu yang baru saja lulus dalam menempuh jenjang pendidikan dan bersiap untuk memasuki dunia kerja mungkin hanya memiliki gambaran dari cerita teman-teman kamu.

Ada baiknya juga kamu mendengarkan cerita atau sekedar cari tahu informasi mengenai kondisi atau kehidupan dalam dunia kerja, tapi yang pandai dalam menyerap dan memilah milah informasi tersebut ya. Tidak semua informasi yang kamu terima akan sesuai dengan kenyataan yang akan kamu hadapi saat benar-benar menginjakan kaki di dunia kerja.
ilustrasi image:pixabay.com
Via hepwee.com, berikut ini adalah beberapa suka dan duka yang akan kamu alami saat kamu masuk di dunia kerja dan profesi:

1. Pergi pagi pulang malam

Kamu akan mengalami perubahan rutinitas harianmu untuk berangkat ke kantor dan mulai bekerja, hal yang biasa bagi karyawan untuk berangkat pagi demi kedisiplinan supaya tidak terlambat masuk jam kerja. Apalagi jika kamu bekerja di kota besar yang notabene sudah setiap hari dilanda kemacetan, siap-siap saja untuk berangkat lebih awal demi menghindari kemacetan.

Pulang malam? jam kerja kan cuma sampai jam 5pm? duh, enak kali ya jika setiap hari rutinitasnya bisa sesuai jadwal saja, saat jam kerja selesai ya pulang. Sayangnya seringkali sebagai karyawan kamu akan ditemukan dengan lembur kerja, atau pulang lebih lambat karena gak enak dengan rekan kerjamu yang belum kelar kerjaannya.

2. Deadline Pekerjaan

Dunia kerja tidak semulus yang kamu idam idamkan, bisa kerja santai santai tanpa beban pikiran. Setiap karyawan pasti akan mengalami yang namanya deadline kerja. Ibarat kamu makan diberi waktu untuk menghabiskan makananmu, "Gak enak". Bukan hanya sekedar kamu harus bisa berfikir jernih, kamu juga harus bisa mengatasi situasi dengan inovatif dan lebih kreatif untuk menyelesaikan pekerjaanmu dengan tepat waktu dan hasil sesuai dengan yang diharapkan.

3. Punya uang tapi jarang punya waktu luang

Dengan hanya libur weekend 2 hari, atau bahkan 1 hari kamu hanya memiliki sedikit waktu untuk menikmati hari istirahat, ditambah lagi jika terlalu banyak deadline kerja yang sampai menuntut kamu untuk lembur saat libur kerja.

Kamu memiliki uang dari gaji yang kamu dapatkan, tapi akan memiliki sedikit waktu luang karena kesibukan kerja tersebut. Waktu luang bagi seorang pekerja adalah sesuatu yang sangat istimewa, jadi selama kamu memiliki waktu libur kerja, gunakan sebaik baiknya ya.

4. Saatnya Gajian

Gaji berapapun yang kamu dapatkan sudah sepatutnya kamu syukuri, pendapatan yang diperoleh dari hasil kerja sendiri memiliki nilai kepuasan yang luar biasa. Memiliki gaji tetap setiap bulannya paling tidak akan membuat keuanganmu lebih stabil.

Betapa tidak sabar menunggu hari turunnya gaji, saat saat seperti menjadi sensasi tersendiri, tanya dengan rekan meja sebelah "sudah ada notif di bank belum?". Senang bukan main saat menerima notifikasi bahwa sejumlah uang telah masuk ke rekening bank kita.

5. Lingkungan baru, teman baru dan koneksi baru

Menginjak pada fase dunia kerja kamu akan mulai berhadapan dengan lingkungan yang baru, kamu akan bertemu dengan teman-teman baru yang menjadi rekan kerja kamu. Dari aktifitas dan rutinitas kerja kamu akan memungkinkan untuk memiliki link bisnis baru.

Bukankah hal itu menjadi sangat bagus bagi kelanjutan karier kamu, seiring dengan berjalannya waktu kamu akan memiliki teman dan atau koneksi yang lebih luas lagi. Koneksi kerja yang luas akan memberikan kesempatan kamu untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih luas.

6. Reward dan Apresiasi

Pernah mendengar Punishment dan reward? ini juga berlaku dalam dunia kerja loh. Sebuah perusahaan akan membuat kebijakan tertentu yang sesuai dengan kondisi perusahaan untuk melakukan Punishment dan Reward. Secara garis besar kamu akan mendapatkan penghargaan jika kamu berprestasi dalam bidang kerja kamu, dan sebaliknya kamu akan mendapatkan sanksi jika kamu melakukan sebuah kesalahan dalam kerja kamu.

Kebijakan dalam setiap perusahaan tentunya berbeda satu dengan yang lainnya. Hanya dengan menjadilah karyawan yang baik dan berprestasi niscaya persentase karier kamu akan berjalan lancar, bukan tanpa kendala tapi setidaknya memiliki peluang yang lebih besar.

No comments:

Post a Comment