6 Trik Pandai Berdagang

Berdagang selain mecari rizeki, merupakan bentuk silaturahmi antar sesama. Dimana sistem berdagang menjadi salah satu kultur yang menonjol di benak masyarakat. Selat Malaka yang terletak di antara semenanjung beberapa Negara Asean termasuk Indonesia, merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting sekaligus pusat perdagangan . Dimana hal itu yang disinyalir mempengaruhi kultur bergadang di masyarakat Indonesia. 

Berdagang adalah bekerja untuk diri sendiri. Bekerja untuk diri sendiri jauh lebih baik dibanding untuk orang lain. Telah menjadi rahasia umum jika orang China pandai dalam berdagang. Bisa dibilang, orang China lebih memilih berdagang dibandingkan menjadi pegawai. Bahkan bagi umat isalam, berdagang itu sebuah sunah rasul, dimana Nabi Muhammad SAW dulunya juga pedagang.


Nah bagi kamu yang ingin memulai atau sudah berdagang, berikut kami berikan trik agar pandai berdagang dan bisa membawa pada kesuksesan.

1. Memanfaatkan Peluang

Kesuksesan akan menyertai bagi mereka yang mampu membaca peluang. Dimana mereka bisa mensiasati hal baru atau apapun untuk menghasilkan keuntungan. Contoh, ketika tahun baru masehi datang, mereka juga menjual asesoris tahun baru seperti kembang api, terompet, panggangan, dan lain-lain. Setelah tahun baru, tidak lama kemudian Hari Raya Imlek, dimana orang yang pandai mencari peluang mengganti barang dagangannnya dengan pernak-pernik imlek. Bisa dibilang, yang dilakukan adalah mengikuti musim atau tren yang sedang berlangsung dan memanfaatkan momen tersebut.

2. Modal Usaha

Mungkin banyak orang enggan melakukan hal seperti berdagang, dengan alasan belum adanya modal usaha yang cukup. Padahal itu bukan alasan yang tepat. Modal usaha nyatanya bukan unsur yang paling penting ketika berdagang. Modal usaha bisa saja didapat melalui pinjaman dari bank. Bahkan tanpa modal pun sebenarnya sudah bisa memulai berdagang. Yaitu bisa dimulai menjadi perantara yang bekerja sama dengan pemilik barang, tentu menggunakan sistem bagi hasil.

3. Tata Letak

Lokasi merupakan hal yang perlu dipertimbangkan ketika mulai berdagang. Penempatan lokasi bisa berdampak dengan ramai atau tidaknya tempat berdagang. Tentu tata letak tempat dagang pun harus di perhatikan. Tata letak tempat dagang yang baik, membuat pelanggan nyaman ketika berkunjung.

4. Mengatur Keuangan

Perputaran barang merupakan kunci kesuksesan. Semakin cepat perputarannnya tentu semakin baik. Meski begitu, arus perputaran barang dapat terganggu ketika harga yang ditawarkan tidak cocok. Itu membuat barang kamu tidak laku, yang membuat perputarannya melambat. Menentukan harga pada sebuah barang, tidak boleh sembarangan.

Menetapkan dengan harga rendah, nyatanya bisa membuat dagangan kamu mengalami kerugian. Namun demi merauk keuntungan yang tinggi, biasanya para pedagang menaikkan meninggikan margin dari harga pembelian, jelas itu bisa jadi boomerang nantinya. Karena pelanggan tentu akan memilih barang dagangan dengan kualitas sama namun harga lebih murah.

Jadi jangan kaget ketika nantinya para pelanggan akan meninggalkan dagangan kamu. Pilihan yang paling bijak tentu mengetahui pasaran harga sebuah barang tersebut. Sehingga harga yang diberikan masih bisa diterima oleh para pelanggan.

5. Mengatur Keuangan

Sebagai pedagang, sekecil apapun dagangannnya, kita harus mampu mengatur keuangannya. Sistem keuangan yang sehat, bisa membawa kamu pada kesuksesan. Kebalikannnya, jika tidak bis mengatur keuangan, bisa saja dagangan kamu berhenti dengan kata lain bangkrut.

6. Lakukan Promosi

Cara ini tentu dilakukan oleh setiap orang. Dimana hal ini berfungsi untuk memperkenalkan dagangan kamu ke masyarakat luas. Langkah awal, lakukan promosi kecil-kecilan dengan cara menyebar brosur atau yang lainnya yang berisikan nama dagangan kamu. Namun jika memiliki modal besar, bisa juga melakukan promosi sejara jor-joran. Dimana kedua hal itu sah-sah saja bila dilakukan karena memiliki tujuan yang sama.


Tips dalam artikel ini bisa menjadi referensi kamu ketika ingin memulai berdagang atau sudah berjalan. Semoga bermanfaat, Salam Sukses!


::Muhamad H::dari berbagai sumber::

No comments:

Post a Comment