Ketahui Keinginan Pelanggan

Anda ingin membuat sebuah usaha? Usaha apa pun yang ingin kamu tekuni, alangkah baiknya untuk tahu terlebih dahulu keinginan pelanggan. Hal itu dimaksudkan agar usaha yang dibangun tidak sia-sia begitu saja. Apalagi bisa dibilang pelanggan menjadi fondasi terkuat dalam kemajuan usaha.

Dengan mengetahui apa yang mereka inginkan, kamu jadi tahu produk dan jasa seperi apa yang mereka butuhkan. Lakukan survey dan penelitian untuk mengetahui keinginan pelanggan.

Berikut tips yang harus kamu lakukan untuk mengetahui keinginan pelanggan:

  1. Tak ada yang lebih jitu selain bertanya langsung apa yang mereka inginkan. Strategi paling sederhana ini bisa dilakukan oleh siapa pun dengan catatan konsumen tak tahu sedang menjadi objek survey. kamu bisa amati apa saja kebutuhan yang sering mereka beli. Misalnya saja kamu memiliki usaha kelontong di mana terdapat pembeli yang mencari sabun mandi. kamu bisa menyebutkan beberapa merek sabun mandi dan lihat mereka apa yang mereka pilih. Dengan melakukan hal ini terhadap beberapa barang dan konsumen kamu bisa meneliti barang apa saja yang mereka akan cari. Dan dengan begitu kamu bisa menyetok barang banyak untuk barang yang paling banyak dicari.
  2. Meskipun kamu seorang pengusaha yang sukses, tetap saja kamu merupakan konsumen dari usaha lain. Makan di sebuah restaurant dan kamu merupakan konsumen. Untuk mengetahui keingina pelanggan, posisikan diri kamu sebagai konsumen bagi usaha kamu sendiri. Cara ini terbukti ampuh karena kamu bisa meningkatkan kualitas produk dan pelayanan yang dilihat dari sudut pandang pelanggan. Dengan strategi ini, kamu bisa mengetahui apa yang konsumen rasakan dan apa yang mereka butuhkan.
  3. Buatlah sebuah survey atau kuesioner kecil untuk menjawab keinginan pelanggan. Jika kamu memiliki usaha kuliner, tempatkan sebuah kertas kecil berisi pertanyaan atau point nilai yang bisa mereka isi. Atau siapkan seorang SPG untuk menanyakan langsung kepada pelanggan.
  4. Data statistik pelanggan akan sangat membantu kamu. Jika perlu catat barang apa saja yang sering mereka beli. Jika mereka kembali untuk membeli barang yang sama, berart produk kamu cocok dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Namun, jika mereka membeli hanya satu kali berarti saatnya bagi kamu merevisi kualitas produk. Jika kualitas sudah diperbaiki tetapi konsumen tak juga bertambah, berarti kamu salah dalam menentukan target pasar yang kamu bidik.
  5. Dan yang terakhir adalah lakukan survey dari karyawan Anda. Melalui karyawan, seperti marketing kamu bisa lebih tahu apa yang diinginkan dan dikeluhkan oleh konsumen karena merekalah yang secara langsung berhadapan dengan konsumen. Jadikan tim marketing kamu sebagai “jembatan” penghubung dengan pelanggan. 



::Herti A::

No comments:

Post a Comment