Skip to main content

5 Prinsip Untuk Meningkatkan Keberuntunganmu

Apa yang dimaksud dengan keberuntungan? Menurut Dr. Richard Wiseman keberuntungan adalah; “Chance events tend to work out consistently in their favor“. Kejadian kebetulan yang terjadi secara konsisten untuk mendukung kita, seperti;

  • Being in the right place on the right time, Berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat
  • Accidentally meet the right people who can help them in someway, tanpa sengaja bertemu orang-orang yang dapat menolong saat kita membutuhkan.
  • Seemingly the universe help them to make a good decision & achieve their goals, Tuhan dan seluruh makhluknya menolong untuk membuat keputusan-keputusan yang tepat dan meraih yang kita inginkan.
ilustrasi image:pixabay.com
5 Prinsip Untuk Meningkatkan Keberuntunganmu
1. The Personality
Kepribadian: Menciptakan, menyadari dan bertindak cepat untuk memanfaatkan stiap peluang.

  • Open minded; berpikir terbuka dalam hal hal baru, orang-orang baru dan pengalaman-pengalaman baru.
  • People oriented; membangun dan memelihara jejaring keberuntungan.
  • Easy going; bersikap serius tapi santai.
2. The Decision Making
Pengambilan keputusan: mengikuti intuisi
  • Improve their intuition accuracy trough meditation & prayer; meningkatkan ketajaman intuisi dengan meditasi dan berdoa.
  • Close connetion to the source of luck; menjalin hubungan yang erat dengan sumber kehidupan (Tuhan).

3. The Expectation

Harapan: Selalu berfikir dan memiliki niat positif terhadap segala sesuatu.
  • Always expect good luck (positive toward, other & situation); selalu mengharapkan hasil yang baik (positif terhadap Tuhan, orang lain dan situasi apapun yang menimpa)
  • Always optimal & perseverence; selalu optimis dan tekun.
  • Follow the law of attraction (ask-> believe-> receive); dalam berdoa yakinlah baha doanya pasti dikabulkan, setelah itu bekerja, pasrah dan bersyukur.

4. The Attitude

Sikap: Dapat merubah kesialan menjadi keberuntungan
  • Short term ill fortune: long term good fortune; dapat mengubah musibah jangke pendek menjadi berkah jangka panjang.
  • Do not dwell on their ill fortune; tidak terus menerus meratapi nasib malang
  • Take constructive steps to prevent more bad luck in the future; dapat mengambil langkah langkah positif untuk mencegah lebih banyak nasib malang di masa mendatang.

5. The Core Spirit

  • Loving God + Blessing Other + Self Improvement Joyfullu; Motivasi dasarnya dalam menjalani hidup adalah “lebih mencintai dan dicintai Tuhan + memberi manfaat sebesar besarnya pada sebanyak mungkin makhluk Tuhan + memperbaiki diri terus menerus sampai mati dalam kondisi terbaik, dan menjalani semua misi hidup itu dengan penuh kebahagiaan.
Sumber dari: buku Spiritual Emotional Freedom Technique, penulis Ahmad Faiz Z

Leave a Reply