Skip to main content

Tips Agar Pengunjung Betah Belanja di Toko Kamu

Usaha yang sudah berjalan lama tentu menjadi hal yang menyenangkan—apalagi kamu sudah memiliki sebuah outlet di mana pengunjung bisa langsung memilih produk yang mereka mau. Namun, outlet yang ada akan terasa percuma atau bahkan sepi dari pengunjung jika pelayanan yang diberikan tidak memuaskan bahkan cenderung mengecewakan pelanggan. Padahal pelanggan lah yang akan mengembangkan bisnis kamu.

Pelanggan—khususnya wanita akan rela mengeluarkan sejumlah uang atau menggesek kartu kredit demi sebuah barang. Namun, lagi-lagi mereka bisa saja langsung pergi membatalkan rencana belanja hanya karena menerima perlakuan kurang menyenangkan dari pemilik atau karyawan. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mendidik karyawan tentang bagaimana memberikan pelayanan yang baik untuk konsumen.

Jika kamu sedang merintis bisnis, tips di bawah ini mungkin saja bisa membantu kamu bagiamana agar konsumen merasa betah berbelanja di toko kamu.

  • Toko yang menjadi tempat untuk konsumen mencari barang, harus didesain semenarik mungkin. tidak hanya menarik, ciptakan atmosfer hangat dan menyenangkan. Selain menyediakan barang yang bekualitas, suasana seperti itu akan membuat konsumen merasa betah. 
  • Bersikap sopan juga harus kamu dan karyawan lakukan. Tunjukkan sikap perhatian dengan menanyakan apa keperluan mereka dan dengar pertanyaan kemudian bantu apa yang mereka butuhkan. 
  • Biasanya seseorang yang senang dengan produk dan pelayanan yang diberikan kepadanya, mereka akan kembali lagi ke toko kamu. Maka dari itu, jika kamu ingat ada seseorang yang datang kembali ke toko, sapalah mereka dengan ramah. Bahkan tanyakan nama atau tanyakan bagaimana produk yang terakhir dia beli. Pelanggan akan senang jika kamu ingat dengannya. 
  • Bantulah pelanggan jika mereka memberikan opsi produk. Jelaskan mengenai barang yang akan mereka beli, misalnya membandingkan kualitas merek A dengan merek B. Namun, pastikan saat membantu menemukan barang yang dicari, kamu harus memastikan bahwa stok barang di gudang masih ada. 
  • Tak sedikit pelanggan yang memberikan pertanyaan menjebak. Jangan sampai terkecoh dan hindari memberikan feedback yang negatif. 
  • Antrean panjang saat akan membayar tentu membuat pelanggan bosan dan lelah berdiri. Jika memungkinkan, tawarkan untuk melakukan proses pembayaran dengan mereka yang berda di tengah antrean. Terima pembayaran jika mereka membawa uang pas sejumlah total pembelian agar mereka tidak perlu menunggu lama. 
  • Ada seorang pembeli yang sudah mengincar suatu produk—misalnya tas, tetapi ternyata barang yang diinginkannya malah memiliki sedikit cacat. Jika hal demikian terjadi, berarti kamu harus menawarkan bantuan. Bantuan bisa berupa memperbaiki barang yang cacat atau memberikan diskon. Bantuan seperti ini akan diingat oleh pelanggan, dan tidak menutup kemungkinan jika mereka menceritakan pengalamannya kepada orang lain. 
  • Didik karyawan untuk terus berada di toko, bukan malah berkeliaran menemui temannya yang berada di toko sebelah. Jadi, saat ada pengunjung, karyawan bisa menemuinya dan membantu kebutuhan mereka. Namun, pastikan bahwa kamu atau karyawan tidak terus berada di samping pengunjung apalagi sambil melihat penampilan mereka karena hal ini sangat tidak sopan dan pengunjung juga merasa risih jika terus diikuti dari belakang. 
  • Bila ada pengunjung yang menanyakan suatu barang dan tidak tersedia maka sampaikan permohonan maaf dengan sopan. Perhatikan intonasi saat berbicara jangan sampai memberikan kesan jawaban yang tidak menyenangkan kepada mereka. 
  • Mungkin saat sedang berada di pusat perbelanjaan, akan ada banyak pelayan toko yang berteriak, “Lihat-lihat ke dalam Kak.” Namun, banyak pula di antara mereka yang berbicara dengan mata yang jelalatan. Maksudnya tidak jelas mereka sedang berbicara dengan siapa. Hal ini tentu saja salah. Bila ingin menawarkan dan menyapa pengunjung lakukan dengan menatap matanya karena hal ini akan terasa lebih tulus. 
  • Ada kalanya pengunjung tidak jadi membeli. Jika hal ini terjadi maka tetap ucapkan terima kasih, dan jangan langsung meninggalkan seolah mereka tidak berharga. Tunggu mereka hingga hilang barulah kamu bisa melakukan hal lain. 

::Herti A:: Sumber: ciputra::

Leave a Reply