Skip to main content

Trik Usaha dengan Target Anak Muda

Anak muda bisa dikatakan menjadi sararan empuk dalam sebuah produk. Kecenderungan mereka yang selalu ingin terlihat up to date membuat mereka selalu mencoba barang baru, entah itu produk fashion, makanan, atau hiburan. Melihat konsidi seperti itu seolah menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Namun, risikonya pun cukup besar. Perkembangan yang serba cepat ini membuat banyak pelaku bisnis harus memutar otak agar bisa tetap bersaing dengan para kompetitor.

Di bawah ini terdapat beberapa tips dalam membidik konsumen anak muda agar usaha kamu bisa terus berjalan tanpa tergerus oleh persaingan di luar.

1. Survey Target

Apa pun usaha kamu, melakukan survey target menjadi aktivitas paling awal sebelum membangun sebuah bisnis. Karena targetnya adalah remaja, maka kamu harus terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan data pendukung, seperti apa saja yang mereka senangi. Lakukan survey dari yang berusia 14 tahun hingga 24 tahun dan ikutsertakan mereka secara langsung dalam kegiatan promosi.

2. Produk Limited Editon

Hampir seluruh anak muda menyukai barang yang berbeda, misalnya saja produk fashion, seperti baju atau tas. Produk fashion yang bagus dan murah memang banyak tersebar di luar. Maka dari itu, untuk bisa menghadapi persaingan seperti itu, kamu harus memproduksi barang limited edition. Dengan sistem ini, produk akan mendapat nilai tambah dan produk yang ditambahkan akan terlihat lebih eksklusif atau tak pasaran. Dan ini yang biasanya dicari oleh anak muda.

3. Inovasi Produk

Menjadikan anak muda sebagai target konsumen kamu memang dikatakan susah-susah gampang. Seperti yang sudah dikatakan, mereka biasanya akan lebih cepat bosan akan suatu produk. Ketika sudah mencoba suatu barang, lambat laun mereka mencoba produk lain dan biasanya hal ini terjadi pada produk makanan. Mereka akan mencoba produk baru yang lebih menawarkan keunggulan dan keunikan dibandingkan dengan barang kamu. maka dari itu, kamu juga dituntut untuk menghadirkan produk yang selalu update untuk memenuhi keinginan mereka yang selalu berubah.4

4. Menjadi Partner

Sebagai anak muda yang memiliki segudang rencana kegiatan, kamu bisa menjadi partner mereka. Biasanya acara yang mereka usung membutuhkan banyak dana dan menjadi sponsorship merupakan ide yang cemerlang. Dengan merangkul komunitas mereka, tentu mereka tak akan ragu dalam mempromosikan usaha kamu karena mereka merasa terbantu dengan uluran dana yang kamu berikan. Dan sudah pasti mereka akan menjadi konsumen setia.

5. Manfaatkan Brand Ambassador

Point yang terakhir ini memang membutuhkan biaya yang cukup banyak. Jadikan public figure yang sedang digandrungi untuk menjadi brand ambassador usaha kamu. Apalagi perkembangan social media yang membuat brand ambassador kamu lebih bisa menjangkau anak muda dari seluruh Indonesia.

::Herti A::

Leave a Reply